KWH Meter

By arfan

Adalah suatu alat ukur yang berfungsi sebagai pencatat pemakaian listrik yang bekerja berdasarkan induksi. Semua pemakai tenaga listrik tentu diberi pembatas arus listrik (limiter) untuk menjaga keamanan pemakai, di samping itu pemberi tenaga listrik (PLN) dapat mengatur pemakaian sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selain pembatas arus dillengkapi pencatat pemakaian listrik (KWH Meter). Untuk pemasangan 300 Watt, tidak diberi KWH Meter, tetapi cukup dengan otomat saja.

Kontruksi KWH Meter:

1. Bagian utama, terdiri dari
- kumparan arus
- kumparan tegangan
- rotor
- penumpu
- magnet tetap

2. Register, terdiri dari:
- pointer
- cyclometris

3. Kotak pelindung, terdiri dari:
- plate dasar
- tutup

Kegunaan masing-masing bagian:
1. Kumparan arus digunakan untuk membangkitkan fluks bolak balik yang berbanding lurus dengan arus beban
2. kumparan tegangan digunakan untuk membangkitkan fluks bolak balik yang berbanding lurus dengan tegangan beban
3. rotor (piringan) digunakan sebagai suatu bagian yang berputar, fungsinya untuk merubah fluks bolak balik menjadi bentuk putaran
4. penumpu digunakan untuk tempat sandaran poros berputar
5. magnet tetap digunakan untuk mengontrol secara otomatis kecepatan dari piringan yang berbanding lurus dengan momen putar
6. register digunakan untuk mencatat banyaknya perputaran dari piringan
7. kotak pelindung digunakan untuk melindungi semua komponen KWH Meter.

Tinggalkan Balasan